Showing posts with label buku motivasi. Show all posts
Showing posts with label buku motivasi. Show all posts

Ajaran Orang Tua Kaya vs Miskin pada anaknya by Robert Kiyosaki

Posted by OneVision

Ajaran Orang Tua Kaya vs Miskin pada anaknya
Robert T. Kiyosaki
Apa yang diajarkan orang kaya pada anak-anak mereka tentang Uang, yang tidak diajarkan oleh orang miskin dan kelas menengah.
Rich Dad, Poor Dad, Seperti dikisahkan oleh Robert Kiyosaki:
Saya mempunyai dua ayah, yang satu kaya dan yang satu miskin. Yang satu berpendidikan tinggi dan intellgen; dia mempunyal gelar Ph.D. dan menyelesaikan empat tahun pendidikan sarjananya hanya dalam waktu kurang dari dua tahun. Kemudian dia melanjutkan studinya ke Stanford University, University of Chicago, dan Northwestern University, sermuanya dengan beasiswa penuh. Ayah yang satunya tidak pernah menyelesaikan pendidikan SMP-nya.
Kedua ayah saya itu berhasil dalam karier mereka, bekerja keras seumur hidup mereka. Keduanya memperoleh penghasilan besar. Tapi yang satu berjuang keras atau bersusah payah secara finansial sepanjang hidupnya. Sedang yang satunya kelak menjadi salah satu orang terkaya di Hawaii. Yang satu mati meninggalkan puluhan juta dolar untuk keluarganya, dan gerejanya. Yang satunya mati meninggalkan banyak tagihan/utang untuk dibayar atau dilunasi.
Kedua pria itu kuat, kharismatis, dan berpengaruh. Keduanya memberi saya nasihat, tetapi nasihat mereka tidak sama, bahkan kerap sangat berbeda. dan bertentangan. Keduanya sangat percaya pada didikan tetapi tidak merekomendasikan jalur studi yang sama.
Uang tidak diajarkan di sekolah. Sekolah berfokus pada keterampilan di bidang pelajaran dan keterampilan profesional, bukan pada keterampilan finansial. Ini menjelaskan bagaimana bankir, dokter, dan akuntan yang pandai dan memperoleh ranking yang tinggi di sekolah masih harus berjuang secara finansial sepanjang hidup mereka. Utang nasional kita yang menggunung sebagian besar disebabkan karena para politikus dan pejabat pernerintah yang berpendidikan. Tinggi membuat keputusan finansial dengan sedikit atau bahkan sama sekali tanpa latihan mengenai masalah uang.
Karena saya mempunyai dua ayah yang berpengaruh, saya belajar dari mereka berdua. Saya harus memikirkan. nasihat masing-masing ayah, dan dalam melakukan ini, saya memperoleh wawasan berharga tentang kekuatan dan pengaruh pikiran seseorang pada hidupnya. Misalnya, ayah yang satu mempunyai kebiasaan mengatakan, “Saya tidak mampu membelinya.” Ayah yang lain melarang penggunaan perkataan seperti itu. Dia mendesak saya untuk berkata, “Bagaimana saya bisa membelinya?” Yang satu adalah pernyataan, yang satunya lagi adalah pertanyaan. Yang satu melepaskan anda dari kesulitan, yang satunya lagi memaksa anda untuk berpikir. Ayah saya yang segera menjadi-kaya menjelaskan bahwa secara otomatis mengucapkan perkataan, ” tidak bisa membelinya,” otak anda berhenti bekerja. Sebaliknya, de mengajukan pertanyaan, “Bagaimana saya bisa membelinya?” otak harus bekerja. Yang dia maksudkan bukanlah membeli segala ses yang anda inginkan. Dia fanatik dalam hal melatih pikiran a komputer paling hebat di dunia. “Otak saya semakin kuat setiap har karena saya melatihnya. Semakin kuat otak saya, semakin banyak membelinya .” adalah sebuah tanda kemalasan mental.
Meskipun kedua pria itu mempunyai respek yang sangat tinggi terhadap pendidikan dan pembelajaran, mereka tidak sepakat dalam apa yang mereka pikir penting untuk dipelajari.
Yang satu menginginkan saya belajar keras, memperoleh gelar, dan mendapat pekerjaan baik untuk menghasilkan uang. Dia menginginkan saya untuk belajar menjadi seorang profesional, seorang pengacara atau akuntan atau ke sekolah bisnis untuk mendapat gelar MBA. Satunya lagi mendorong saya untuk belajar menjadi kaya, untuk memahami bagaimana uang bekerja, dan belajar bagaimana membuat uang bekerja untuk saya. “Saya tidak bekerja untuk uang!” adalah perkataan yang dia ulang berkali-kali, “Uang bekerja untuk saya!”
Uang adalah satu bentuk kekuasaan, kekuatan. Tetapi apa yang lebih kuat adalah pendidikan finansial. Uang datang dan pergi, tetapi jika anda mempunyai pendidikan tentang bagaimana uang bekerja, anda memperoleh kekuasaan atasnya dan dapat mulai membangun kekayaan. Alasan pernikiran positif saja tidak berhasil adalah karena kebanyakan orang pergi ke sekolah dan tidak pernah belajar bagaimana uang bekerja, sehingga mereka menghabiskan hidup mereka untuk bekerja demi uang.
Karena saya baru sembilan tahun ketika mulai, pelajaran yang diajarkan ayah saya yang kaya sederhana saja. Dan ketika semua dikatakan dan dikerjakan, hanya ada enam pelajaran pokok, yang diulangi lebih dari tiga puluh tahun. Buku ini bicara soal enam pelajaran itu, ditulis sesederhana mungkin seperti yang diajarkan ayah
saya yang kaya kepada saya. Pelajaran itu tidak dimaksudkan untuk menjadi jawaban tetapi tonggak penunjuk jalan. Tonggak penunjuk jalan yang akan membantu anda dan anak?anak anda untuk tumbuh lebih kaya dan lebih makmur, tanpa mempedulikan apa yang terjadl di dunia yang terus berubah dan penuh ketidakpastian ini.
Rich Dad, Poor Dad
Apa yang Diajarkan Orang Kaya pada Anak-anak Mereka tentang Uang—yang tidak Diajarkan oleh Orang Miskin dan Kelas Menengah.
Oleh Robert T. Kiyosaki bersama Sharon L.Lechter C.P.A
Semua mahasiswa Ekonomi seharusnya membaca buku ini!
Dan siapa saja yang ingin bijak dalam mengelola uang harus mengkoleksinya!
Buku ini akan:
  •   Menghancurkan mitos bahwa anda harus mendapatkan pemasukan yang tinggi untuk menjadi kaya.
  •   Mempertanyakan keyakinan bahwa rumah anda adalah asset.
  •   Menunjukkan pada orangtua mengapa mereka tidak dapat mengandalkan system sekolah untuk mengajar anak-anak mereka dalam hal uang.
  •   Mendefinisikan dengan tajam dan jelas perbedaan antara aset dan liabilitas.
  •   Menunjukkan cara mengajar anak-anak anda soal uang sehingga mereka bisa mendapatkan keuntungan yang tidak anda peroleh.

More aboutAjaran Orang Tua Kaya vs Miskin pada anaknya by Robert Kiyosaki

SUKSES ala ROBERT T. KIYOSAKI

Posted by OneVision


SUKSES ala ROBERT T. KIYOSAKI
Mungkin ada beberapa yang belum mengenal beliau Robert T. Kiyosaki, jika kalian tahu Dia adalah seseorang yang memberikan motivasi di kehidupan financial kita dengan membagikan pengalamannya dari semasa kecil hingga Dia menjadi sosok seseorang yang sukses (motivator favorit bloger loh…). Beliau telah membagikan dan sharing atas kesuksesannya lewat karya-karyanya dari beberapa buku karangannya, seperti Rich Dad Poor Dad, Rich Kid Smart Kid, Cashflow Quadrant, dsb.
1
Nah… kita to the point saja bagaimana sih… Om Kiyosaki bisa sukses??? Tips dari semua apa yang Om Kiyosaki tunjukan lewat buku-bukunya :
konsep pendidikan yang menekankan bahwa ''anak sekolah harus pintar'' harus diubah total. Ini agar kita tidak terkurung dalam 'rat race,' kehidupan yang tak cerdas. ''Alasan utama orang bersusah payah secara finansial adalah karena mereka menghabiskan waktu bertahun-tahun di sekolah, tetapi tidak belajar apa pun mengenai uang,'' jadi ''Hasilnya adalah orang bekerja untuk mendapatkan uang, tetapi tak pernah belajar agar uang bekerja untuk mereka.''
  1.  Pertama, ''Orang Kaya Tidak Bekerja Untuk Uang''. Ini bisa jadi cara efektif menghindari kemiskinan. Sebab, kata Om Kiyosaki, orang miskin tidak memiliki kebebasan finansial dalam hidupnya. Penghasilannya selalu habis untuk membiayai kewajibannya.
  2. Penguasaan atas empat konsep bisnis -- yaitu pemasukan, pengeluaran, neraca aset, dan liabilities (kewajiban). 
  3. Anjuran untuk memulai bisnis sendiri sebagai jalan awal menuju kekayaan. Ini yang diungkapnya dalam bab ''Uruslah Bisnis Anda Sendiri''
  4. Ihwal ''Sejarah Pajak dan Kekuatan Korporasi''. Intinya, bila kita bagaimana mengatur pajak, maka pengetahuan ini akan mendatangkan kekayaan.
  5. Orang Kaya Menciptakan Uang. Di sini Om Kiyosaki membahas ihwal 'kecerdasan finansial' orang kaya dalam mengelola uang. Kecerdasan itu antara lain, dapat membedakan 'good and bad liabilities, good and bad debt, good and bad expenses,' dan 'good and bad risk.
  6.  ''Bekerja Untuk Belajar, Jangan Bekerja Untuk Uang''. Ajaran ini terkait dengan perubahan paradigma era informasi, dari 'school smart' ke 'school smart' dan 'street smart.' Artinya, selain diperlukan kecerdasan akademis, untuk jadi orang kaya, dibutuhkan juga 'ilmu jalanan' yang tidak didapat di bangku sekolah.
Yah mungkin dari kiat atau tips-tips diatas kita pertama lihatnya agak kontra mungkin juga kurang mengerti,  tapi jika kita melihat secara kedepannya Insyaallah kiat-kiat tersebut dapat kita cerna .  Apalagi jika kita membaca buku-buku karangan Om Kiyosaki, mungkin lebih dari sekedar kiat-kiat diatas yang kita butuhkan dan kita dapatkan:-bd


by: unikom
More aboutSUKSES ala ROBERT T. KIYOSAKI

kisah Motivasi Dari Se-ekor Elang

Posted by OneVision



kumpulan kisah-kisah motivasi
Seorang petani menemukan telur elang dan menempatkannya bersama telur ayam yang sedang dierami induknya. Setelah menetas, anak elang itu hidup bersama anak ayam lainnya. Anak elang itu tumbuh bersama anak-anak ayam, bermain bersama, makan bersama, dan berperilaku persis seperti anak ayam, karena ia mengira dirinya memang seekor anak ayam.

Pada suatu hari, ia melihat seekor elang yang dengan gagah terbang mengarungi angkasa. “Wow, luar biasa! Siapakah itu?”, katanya penuh kekaguman. “Itulah elang, sang Raja dari segala burung!” sahut ayam sekitarnya. “Kalau saja kita bisa terbang ya? Luar biasa!” Para ayam menjawab, “Ah, jangan mimpi? Dia makhluk angkasa, sedang kita hanya makhluk bumi. Kita hanya ayam?” Demikianlah, elang itu makan, minum, menjalani hidup dan akhirnya mati sebagai seekor ayam.


Nasib sepenuhnya ada di tangan kita. Langkah pertama untuk memulai perubahan adalah menyadari bahwa perubahan itu ada di tangan kita sendiri. Dalam agama dikatakan, “Tuhan tidak akan mengubah nasib suatu kaum kalau kaum itu tidak berusaha merubahnya sendiri.” Maka untuk bisa berubah kita harus bergantung pada diri kita sendiri. 
Perubahan nasib tidak akan datang dari pergantian pemerintahan. Perubahan itu harus kita lakukan sendiri.

Benar bahwa kita tak dapat memilih lingkungan kita, tapi kita selalu bisa memilih respon, kita selalu mampu memilih tindakan kita. Memang ada hal-hal di dunia ini yang berada diluar kekuasaan kita. Kita tidak bisa menentukan siapa orang tua kita, jenis kelamin kita, tempat kita dilahirkan, cara kita dibesarkan, bakat yang kita miliki dan sebagainya. Kebanyakan kitapun tak mempunyai kekuasaan untuk menentukan percaturan politik di dalam negeri ini. Tapi kita senantiasa bisa menentukan perilaku kita, kita bisa mengontrol apa yang akan kita lakukan.

Kesadaran bahwa nasib ada di tangan kita sendiri akan memberikan dampak yang signifikan dalam hidup kita. Kita punya kemampuan menentukan apa yang akan kita perbuat. Kita punya kemampuan penuh untuk menentukan skenario hidup kita. Akan jadi apakah kita 10, 20, atau 30 tahun lagi. Benar, akan ada pengaruh dari luar. Tapi Anda hanya dipengaruhi dan bukan ditentukan!

Sikap inilah yang disebut sebagai bertanggungjawab, responsibility, yang berasal dari kata response+ability, yaitu kemampuan untuk melakukan respon terhadap situasi apapun. Respon adalah hasil keputusan kita sendiri, bukan ditentukan oleh situasi yang kita hadapi.

Kesadaran semacam itu akan membuka mata kita bahwa kita bisa menjadi apapun yang kita mau. Gunakan daya imajinasi Anda dan bayangkan diri Anda 10 tahun lagi. Ingin jadi apakah Anda? Dalami diri Anda dan kenalilah bakat-bakat dan potensi Anda yang terdalam. Bakat-bakat ini boleh jadi telah terkubur oleh situasi dan kondisi, padahal kalau dimunculkan Anda akan mengalami perubahan hidup yang dahsyat. Di dunia ini tak ada yang tak mungkin. Kitalah yang sering “menggembok” diri kita dengan berbagai label yang diciptakan lingkungan maupun diri kita sendiri.

Dengan melakukan hal tersebut Anda akan menemukan sesuatu yang menggairahkan. Dan siapa tahu, Andapun bisa terbang setinggi elang di angkasa.
More aboutkisah Motivasi Dari Se-ekor Elang

Kisah Orang Sukses "SOICIRO HONDA"

Posted by OneVision


Sepeda Bermesin Pertama Di Dunia


























Adalah Soichiro Honda, lahir di desa Komyo, Shizuoka, Jepang pada 17 November 1906 dari pasangan Gihei Honda, seorang tukang besi, dan istrinya Mika. Soichiro Honda lahir sebagai anak sulung dari sembilan saudara. Tinggal di keluarga sederhana yang tidak memiliki kisah sukses, bertempat tinggal di daerah terpencil yang minim sarana dan obat-obatan membuat kehidupannya tidak mudah. Tapi ia memiliki mimpi yang sangat tinggi.

Sejak kecil, Soichiro Honda telah menunjukkan kecintaannya pada mesin dan otomotif. Sebelum masuk sekolah, Honda kecil telah membantu ayahnya mereparasi alat-alat pertanian di bengkel ayahnya. Ia juga bisa berdiri berjam-jam hanya untuk mengamati cara kerja mesin penggiling padi.

Di masa sekolahnya, Honda tidak memiliki kisah sukses dalam bidang akademik. Nilai-nilai ulangannya jelek. Ia juga sering membolos. Namun sebenarnya ia memiliki bakat di kelas sains yang mempelajari tentang mesin. Dengan mudah, ia dapat menangkap penjelasan gurunya.

Keika berusia 8 tahun, Honda nekat bersepeda sejauh 10 mil hanya untuk melihat pesawat terbang. Dan ia begitu senang ketika melihat ada mobil yang melintas di desanya. Pada usia 12 tahun, Honda berhasil menciptakan sebuah sepeda dengan model rem kaki.

Di usia 15 tahun, Honda hijrah ke Tokyo untuk mencari kerja. Ia diterima di Hart Sokay Company, pada awalnya hanya bekerja sebagai cleaning service merangkap pengasuh bayi bos nya. Hingga akhirnya sang pemilik menemukan bakat Honda dalam bidang mesin.

Ia sungguh cekatan dan jenius dalam masalah mesin sehingga bosnya senang dengan nya. 6 tahun ia bekerja di perusahaan itu. Pada umur 21 tahun, bosnya berkeinginan membuka cabang di Hamamatsu, dan Honda pun dipilih untuk memimpin kantor cabang itu.

Di kantor cabang ini prestasinya membaik. Ia selalu menerima reparasi yang ditolak bengkel-bengkel lain. Hasil kerjanya pun cepat dan tepat. Honda tidak segan-segan bekerja sampai larut malam, tanpa mengurangi kreativitasnya.

Salah satu buah kreativitasnya adalah penemuan velg dengan jari-jari logam ketika ia berusia 30 tahun. Pada zaman itu, mobil-mobil masih menggunakan velg dengan jari-jari kayu. Jari-jari kayu ini, selain tidak bagus dalam meredam getaran, juga mudah terbakar. Penemuan Honda ini menjadi hak patennya yang pertama sekaligus kisah sukses nya yang pertama.

Penemuan ini membuat Honda ingin membangun usaha sendiri. Ia keluar dari perusahaan tempatnya bekerja pada tahun 1938 dan memutuskan membangun usaha pembuatan ring piston. Sayang ring piston buatannya ditolak Toyota karena kualitasnya dianggap tidak memenuhi syarat.

Kisah sukses Honda pun berganti dengan kegagalan. Kegagalan ini membuat ia jatuh sakit. Teman-temannya menyesalkan pengunduran dirinya dari perusahaan tempatnya bekerja dulu. Namun bukan Honda namanya kalau tenggelam dalam kegagalan. 2 bulan kemudian, ia bangkit kembali dengan bermodalkan mimpinya.
More aboutKisah Orang Sukses "SOICIRO HONDA"

Hidup adalah sebuah pilihan

Posted by OneVision



Jerry adalah seorang manager restoran di Amerika. Dia selalu dalam semangat yang baik dan selalu punya hal positif untuk dikatakan. Jika seseorang bertanya kepadanya tentang apa yang sedang dia kerjakan, dia akan selalu menjawab, " Jika aku dapat yang lebih baik, aku lebih suka menjadi orang kembar!"

Banyak pelayan di restorannya keluar jika Jerry pindah kerja, sehingga mereka dapat tetap mengikutinya dari satu restoran ke restoran yang lain. Alasan mengapa para pelayan restoran tersebut keluar mengikuti Jerry adalah karena sikapnya.

Jerry adalah seorang motivator alami. jika karyawannya sedang mengalami hari yang buruk, dia selalu ada di sana, memberitahu karyawan tersebut bagaimana melihat sisi positif dari situasi yang tengah dialami.
Melihat gaya tersebut benar-benar membuat aku penasaran, jadi suatu hari aku temui Jerry dan bertanya padanya, "Aku tidak mengerti! Tidak mungkin seseorang menjadi orang yang berpikiran positif sepanjang waktu.

Bagaimana kamu dapat melakukannya?" Jerry menjawab, "Tiap pagi aku bangun dan berkata pada diriku, aku punya dua pilihan hari ini. Aku dapat memilih untuk ada di dalam suasana yang baik atau memilih dalam suasana yang jelek. Aku selalu memilih dalam suasana yang baik. Tiap kali sesuatu terjadi, aku dapat memilih untuk menjadi korban atau aku belajar dari kejadian itu. Aku selalu memilih belajar dari hal itu. Setiap ada sesorang menyampaikan keluhan, aku dapat memilih untuk menerima keluhan mereka atau aku dapat mengambil sisi positifnya.. Aku selalu memilih sisi positifnya."

"Tetapi tidak selalu semudah itu," protesku. "Ya, memang begitu," kata Jerry, "Hidup adalah sebuah pilihan. Saat kamu membuang seluruh masalah, setiap keadaan adalah sebuah pilihan. Kamu memilih bagaimana bereaksi terhadap semua keadaan. Kamu memilih bagaimana orang-orang disekelilingmu terpengaruh oleh keadaanmu. Kamu memilih untuk ada dalam keadaan yang baik atau buruk. Itu adalah pilihanmu, bagaimana kamu hidup."

Beberapa tahun kemudian, aku dengar Jerry mengalami musibah yang tak pernah terpikirkan terjadi dalam bisnis restoran: membiarkan pintu belakang tidak terkunci pada suatu pagi dan dirampok oleh tiga orang bersenjata. Saat mencoba membuka brankas, tangannya gemetaran karena gugup dan salah memutar nomor kombinasi. Para perampok panik dan menembaknya. Untungnya, Jerry cepat ditemukan dan segera dibawa ke rumah sakit.

Setelah menjalani operasi selama 18 jam dan seminggu perawatan intensif, Jerry dapat meninggalkan rumah sakit dengan beberapa bagian peluru masih berada di dalam tubuhnya. Aku melihat Jerry enam bulan setelah musibah tersebut.

Saat aku tanya Jerry bagaimana keadaannya, dia menjawab, "Jika aku dapat yang lebih baik, aku lebih suka menjadi orang kembar. Mau melihat bekas luka-lukaku?" Aku menunduk untuk melihat luka-lukanya, tetapi aku masih juga bertanya apa yang dia pikirkan saat terjadinya perampokan.

"Hal pertama yang terlintas dalam pikiranku adalah bahwa aku harus mengunci pintu belakang," jawab Jerry. "Kemudian setelah mereka menembak dan aku tergeletak di lantai, aku ingat bahwa aku punya dua pilihan: aku dapat memilih untuk hidup atau mati. Aku memilih untuk hidup."

"Apakah kamu tidak takut?" tanyaku. Jerry melanjutkan, " Para ahli medisnya hebat. Mereka terus berkata bahwa aku akan sembuh. Tapi saat mereka mendorongku ke ruang gawat darurat dan melihat ekspresi wajah para dokter dan suster aku jadi takut. Mata mereka berkata 'Orang ini akan mati'. Aku tahu aku harus mengambil tindakan."

"Apa yang kamu lakukan?" tanya saya. "Disana ada suster gemuk yang bertanya padaku," kata Jerry. "Dia bertanya apakah aku punya alergi. 'Ya' jawabku..

Para dokter dan suster berhenti bekerja dan mereka menunggu jawabanku. Aku menarik nafas dalam-dalam dan berteriak, 'Peluru!' Ditengah tertawa mereka aku katakan, ' Aku memilih untuk hidup. Tolong aku dioperasi sebagai orang hidup, bukan orang mati'."

Jerry dapat hidup karena keahlian para dokter, tetapi juga karena sikapnya hidupnya yang mengagumkan. Aku belajar dari dia bahwa tiap hari kamu dapat memilih apakah kamu akan menikmati hidupmu atau membencinya.
Satu hal yang benar-benar milikmu yang tidak bisa dikontrol oleh orang lain adalah sikap hidupmu, sehingga jika kamu bisa mengendalikannya dan segala hal dalam hidup akan jadi lebih mudah.

Sumber : motivasi.net
More aboutHidup adalah sebuah pilihan

Percaya Akan Kemampuan Diri Sendiri

Posted by OneVision





WAKTU masih kecil, Anda mungkin pernah mendengar kisah adaptasi ‘The Little Engine That Could’? Buku itu bercerita tentang kereta api yang bergerak ke bukit dengan perlahan dan tersendat. Lokomotifnya berkata pada diri sendiri, “Aku bisa, aku bisa, aku bisa.” Kereta pun terus bergerak perlahan naik hingga tiba di bukit dengan selamat.
Pelajaran sederhana yang dapat diberikan ialah: percayalah pada kemampuan diri sendiri. Seandainya lokomotif itu tidak percaya akan kemampuannya tiba di atas bukit, bisa jadi kisah dalam buku itu berakhir menyedihkan.
Bukan hanya lokomotif itu saja yang dapat mengatakan, “Aku bisa, aku bisa, aku bisa”, tetapi Anda pun dapat melakukan yang sama. William Arthur Ward, penulis kondang asal Amerika mengatakan, ”Saya adalah pemenang karena saya berpikir seperti pemenang, bersiap jadi pemenang, dan bekerja serupa pemenang.” Ward betul, jika Anda berpikir menjadi seorang pemenang, maka memang benar Anda seorang pemenang.

Kisah heroik lokomotif itu dalam dunia nyata dibuktikan sendiri oleh Hendrawan, atlet bulutangkis Indonesia. Tahun 1997, Hendrawan dinyatakan sudah habis oleh PBSI. Karena faktor usia dan prestasinya yang menurun, PBSI bermaksud mengeluarkan Hendrawan dari Tim Pelatnas. Tapi Hendrawan punya keyakinan sendiri, bahwa ia percaya kemampuannya dan belumlah habis. Hendrawan masih percaya bahwa ia dapat meraih prestasi yang lebih baik lagi. Dengan keyakinan dan kepercayaan diri yang tinggi, dan diiringi kerja keras yang tidak lelah, Hendrawan menunjukkan kepada dunia bahwa ia memang mampu meraih prestasi luar biasa.
Hendrawan membuktikan kemampuannya telah sempat dinyatakan sudah habis. Tahun 1998, Hendrawan menjadi penentu kemenangan Tim Thomas Indonesia. Juga ia menjuarai Singapura Terbuka. Kemudian di tahun 2000, Hendrawan kembali menjadi penentu kemenangan Tim Thomas Indonesia. Di tahun itu pula ia mengukir namanya dengan meraih medali perak dalam Olimpiade Sydney. Masih di tahun yang sama, ia menjadi runner up Jepang Terbuka. Dan pada tahun 2001, ia menjadi Juara Dunia Tunggal Putra, sebuah gelar yang menjadi idaman pebulutangkis manapun di dunia. Tahun 2002, ia kembali membawa Indonesia mempertahankan Piala Thomas ke Tanah Air.
Percaya kemampuan diri sendiri tak harus ditunjukkan oleh mereka yang berprofesi sebagai atlet, yang bekerja di kantoran, yang mempunyai stamina fisik yang prima, atau mereka yang masih muda dan memiliki semangat menggebu-gebu. Percaya pada diri sendiri, percaya akan kemampuannya, dapat ditunjukkan oleh siapa pun. Tanpa mengenal pekerjaan, status, umur, dan jenis kelamin.
Tahun 1988, nama Mak Eroh sempat menyedot publik nasional. Saat itu, semua orang ramai memperbincangkannya . Mak Eroh, waktu itu berumur 50 tahun, perempuan dari Kampung Pasirkadu, Desa Santana Mekar, Kecamatan Cisayong, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat memang telah mengukir prestasi besar.
Apa yang membuat nama Mak Eroh melambung? Mak Eroh, bergelantungan seorang diri di lereng yang tegak di tebing cadas, di lereng timur laut Gunung Galunggung. Mak Eroh berhasil berjuang sendirian membuat saluran air sepanjang 47 hari. Ketika pertama kali Mak Eroh melakukannya, banyak masyarakat sekitar yang mencibir tindakannya. Tapi hal itu tidak menyurutkan langkahnya untuk terus bekerja. Mak Eroh percaya akan kemampuan nya, walau saat itu usianya boleh dibilang tidak muda. Seorang wanita yang mustinya menikmati hari tuanya dengan menimang atau bermain dengan cucu.
Mak Eroh yang hanya mengecap pendidikan hingga kelas III SD dan memiliki tiga orang anak, dalam aksinya menggunakan tali areuy, tali sejenis rotan sebagai penahan ketika bergelantungan. Sedangkan alat yang dipakai untuk ‘mengebor’ tebing cadas hanyalah cangkul dan balincong, serupa linggis pendek.
Saluran untuk mengalirkan air dari Sungai Cilutung akhirnya berhasil diselesaikan. Berhentikah tindakan Mak Eroh mengebor tebing cadas? Belum. Dengan semangat yang tak kenal menyerah, Mak Eroh melanjutkan membuat saluran air berikutnya sepanjang 4,5 kilometer mengitari 8 bukit dengan kemiringan 60-90 derajat. Bukan main! Pengerjaannya kali ini dibantu oleh warga desa yang mau membantunya, setelah melihat dengan mata kepala sendiri hasil yang telah dilakukan Mak Eroh. Dalam waktu 2,5 tahun, pekerjaan lanjutan itu terselesaikan dengan baik. Hasilnya? Bukan hanya lahan pertanian sawah Desa Santana Mekar yang terairi sepanjang tahun. Tapi juga dua desa tetangga yang ikut menikmati kucuran air hasil kerja keras Mak Eroh setelah warganya membuat saluran penerus, yaitu Desa Indrajaya dan Sukaratu.
Aksi Mak Eroh akhirnya sampai juga ketelinga Presiden Suharto. Atas aksinya yang tergolong berani dan memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat sekitar, Mak Eroh mendapat penghargaan Upakarti Lingkungan Hidup pada tahun 1988. Setahun kemudian, dia juga meraih penghargaan lingkungan dari PBB.
Dua kisah di atas memberi hikmah bahwa sebenarnya kita memiliki kepercayaan diri yang tinggi atas kemampuan yang dimiliki. Seperti yang dikatakan oleh Mary Kay Ash, pengusaha kosmetik sukses asal Amerika, ”Anda bisa melakukannya jika Anda berpikir demikian, dan jika Anda kira tidak dapat melakukannya, Anda benar.” Percaya akan kemampuan diri sendiri. Jadilah lokomotif, dan teruslah bergerak untuk maju.
“Jika ada keyakinan yang dapat menggerakkan gunung, itu adalah keyakinan dalam diri Anda.”
– Marie von Ebner-Eschenbach, penulis, 1830-1916
Sumber : resensi.net
More aboutPercaya Akan Kemampuan Diri Sendiri

Sukses Berkat Kekuatan Imajinasi

Posted by OneVision

Jangan meremehkan imajinasi. Imajinasi bukanlah gambaran kosong atau angan-angan tanpa isi. Sejarah telah membuktikan banyak tokoh terkenal menjadi besar berkat imajinasinya yang luar biasa. Imajinasi ternyata mempunyai kekuatan. Albert Einstein pernah mengatakan, “Energi mengikuti imajinasi”. Tentu saja, Einstein serius dengan ucapannya. Apalagi Einstein mengamini hukum kekekalan energi. Dia sendiri mengaku telah membuktikannya saat dia ditanya bagaimana dia mampu menghasilkan begitu banyak teori spektakuler, dia menjawab imajinasinyalah yang menjadi salah satu bahan bakar dari idenya itu.

Lantas, bagaimanakah imajinasi yang dihasilkan pikiran kita bekerja?Pada prinsipnya, perlu Anda sadari, pikiran kita adalah sebuah
magnet yang luar biasa. Pikiran kita mampu menjadi otopilot atas apa yang ingin kita wujudkan, yang kita cita-citakan bahkan yang sekadar kita imajinasikan.
Setiap orang boleh mempunyai mimpi akan masa depan. Mimpi menjadi seorang penulis hebat, misalnya, atau menjadi sastrawan, insinyur, dokter, dan sebagainya. Dalam perwujudan mimpi inilah kekuatan imajinasi berperan. Sekali kita merencanakan dan mematrikan imajinasi dalam pikiran kita, fisik kita pun mulai mencari jalan bagaimana merealisasikan apa yang sudah kita pikirkan.
Untuk mudahnya, pembaca, ada dua kisah tentang kekuatan imajinasi yang ingin saya ceritakan di sini. Pertama, kisah hidup Mayor James Nesmeth, seorang tentara yang doyan main golf. Dia begitu tergila-gila dengan golf. Tapi sayang sekali, sebelum menikmati kesempatan itu, dia ditugaskan ke Vietnam Utara.
Sungguh sial, saat di Vietnam dia ditangkap oleh tentara musuh dan dijebloskan ke penjara yang pengap dan sempit. Dia tidak diberi kesempatan untuk berinteraksi dengan siapa pun. Situasi pengap, kosong, dan beku itu sungguh menjadi siksaan fisik dan mental yang meletihkan baginya.
Untungnya, Nesmeth sadar dirinya harus menjaga pikirannya agar tidak sinting. Dia mulai berlatih mental. Setiap hari, dengan
imajinasinya, dia membayangkan dirinya berada di padang golf yang indah dan memainkan golf 18 hole. Dia berimajinasi secara detail. Dia melakukannya rata-rata empat jam sehari selama tujuh tahun.
Lantas, tujuh tahun kemudian, dia pun dibebaskan dari penjara. Namun, ada yang menarik saat dia mulai bermain golf kembali untuk
pertama kalinya. Ternyata, Mayor James Nesmeth mampu mengurangi rata-rata 20 pukulan dari permainannya dulu. Orang-orang pun bertanya kepada siapa dia berlatih. Tentu saja, tidak dengan siapa pun. Yang jelas, dia hanya bermain dengan imajinasinya. Tetapi, ternyata itu berdampak pada hasil kemampuannya. Nah, inilah kekuatan imajinasi itu.
Kisah kedua adalah cerita tentang Tara Holland, seorang gadis yang bermimpi menjadi Miss America sejak kecil. Pada 1994, dia berusaha menjajaki menjadi Miss Florida. Sayangnya, dia hanya menyabet runner-up pertama. Tahun berikutnya dia mencoba, tapi lagi-lagi hanya di posisi yang sama. Hati kecilnya mulai membisikkan dirinya untuk berhenti.
Bulatkan tekad
Tapi, dia bangkit dan membulatkan tekadnya lagi. Dia pindah ke negara bagian lain, Kansas. Pada 1997, dia terpilih menjadi Miss
Kansas. Dan di tahun yang sama, dia berhasil menjadi Miss America! Yang menarik, adalah saat Tara diwawancarai setelah kemenangannya, Tara menceritakan bagaimana dia sudah ingin menyerah setelah dua kali kalah di Florida.
Tapi, tekadnya sudah bulat. Selama beberapa tahun kemudian, dia membeli video dan semua bahan yang bisa dipelajari tentang Miss Pagent, Miss Universe, Miss America, dan sebagainya. Dia melihatnya berkali-kali. Setiap kali melihat para diva meraih penghargaan tertinggi, Tara membayangkan dirinyalah yang menjadi pemenangnya.
Satu lagi yang menarik dari wawancaranya adalah saat dia ditanya apakah dia merasa canggung saat berjalan di atas karpet merah. Dengan mantap, Tara Holland menjawab, “Tidak sama sekali. Anda mesti tahu saya sudah ribuan kali berjalan di atas panggung itu.”
Seorang reporter menyela dan bertanya bagaimana mungkin dia sudah berjalan ribuan kali di panggung, sementara dia baru pertama kalinya mengikuti kontes. Tara menjawab, “Saya sudah berjalan ribuan kali di panggung itu…dalam pikiran saya.”
Pembaca, dua kisah nyata di atas menceritakan tentang kekuatan imajinasi. Kita memujudkan apa yang kita lihat dalam pikiran kita.
Imajinasi adalah energi. Energi yang kalau diolah terus-menerus akan mewujud dalam apa yang kita imajinasikan itu.
Kekuasaan boleh memenjarakan fisik, membungkam mulut, tetapi sama sekali tidak bisa memasung imajinasi kita. Dengan kekuatan
imajinasi, masa depan akan menjadi milik kita sesuai yang kita cita-citakan.
Dengan imajinasi, kita bisa menjadi tuan atas takdir kita, I am the master of my fate. Stephen Covey dalam 7 Habits mengatakan kita membuat kreasi mental lebih dulu sebelum kreasi fisiknya.
Semakin kuat gambaran mental yang kita miliki, semakin besar energi yang kita miliki untuk mewujudkannya. Sebaliknya, jika kita terlalu banyak membayangkan yang buruk dan negatif, kita menarik energi negatif dan kita semakin ter-demotivasi untuk meraihnya.
Pepatah Latin mengatakan, Fortis imaginatio generat casum, artinya imajinasi yang jelas menghasilkan kenyataan. Dengan demikian, jangan sia-siakan kekuatan imajinasi dalam diri kita. Imajinasi mampu menjadi kendaraan kita menuju apa saja yang kita mimpi dan cita-citakan.
Imajinasi akan mengumpulkan seluruh energi kita untuk mewujudkannya. Dalam aplikasi sehari-hari, dengan imajinasi, kita membayangkan hal-hal positif yang akan kita lakukan dan membayangkan hal-hal positif yang akan terjadi. Betapa kita akan melihat langkah dan tindakan kita mulai mengarah pada apa yang kita bayangkan. Dan…the dreams will come true!
More aboutSukses Berkat Kekuatan Imajinasi

Kisah Sukses Louis Tendean

Posted by OneVision

"WAWANCARA DENGAN LOUIS TENDEAN"

Wawancara ekslusif dengan Louis tendean orang terkaya di Indonesia dari bisnis MLM
( Majalah Mitra Sukses edisi 05 2003 )

Kisah Sukses Louis Tendean



Multi Level Marketing memang bisnis yang luar biasa! Sudah banyak milyader-milyader baru yang diciptakan melalui bisnis ini. Mereka berasal dari berbagai latar belakang sosial yang berbeda. Salah satunya adalah Louis Tendean, pria kelahiran 6 Oktober 1974 ini, telah menemukan arti hidup yang sesungguhnya melalui bisnis MLM. Ia telah menggeluti bisnis MLM sejak tahun 1993, namun kegagalan-kegagalan selalu ia temui. bahkan ia sempat "minggir" dari bisnis MLM dan menggeluti bisnis konvensional. hal ini karena "kesalahan" memilih MLM. Beruntung ia bertemu Tianshi, MLM yang telah merubah hidupnya, menjadikan mimpinya dapat terwujud. Bonus diatas 500 juta perbulan, mobil BMW318i, kapal pesiar, pesawat terbang telah berhasil diraihnya. Saat ini ia telah mencapai peringkat "Diamond Gold Lion *2" dan istrinya Ferawaty Hartono(fei Fei) juga telah mencapai peringkat "Silver Lion". Mereka telah menikmati bonus Sharing International dari OMZET Tianshi Group seluruh dunia yang saat ini telah merambah di 170 negara. Ia pun enggan melanjutkan studinya di Teknik Industri pada sebuah Universitas di Bandung. Mengapa ia begitu sukses? Simak hasil wawancara berikut ini.


Kapan anda memulai bisnis MLM?
Saya memulai bisnis MLM sejak tahun 1993, karena rumah saya terbakar sehingga saya berniat mencari uang dan mencari bisnis tanpa modal. Hampir semua jenis MLM pernah saya jalani. Namun selalu terbentur dengan masalah-masalah pada perusahaan itu sendiri. Seperti saat krismon dan kerusuhan tahun 1997-1998, banyak perusahaan MLM yang gulung tikar atau investornya lari ke luar negeri. Bagi saya bisnis MLM menjadi bisnis yang menyebalkan. Mengapa? Karena saya tidak pernah mencapai sukses di bisnis ini. Hal ini menyebabkan saya tidak dapat fokuspada MLM, sehingga saya memutuskan untuk memulai bisnis konvensional. Saya ikuti setiap pameran dengan menjual panci teflon, VCD dan lain sebagainya.Lumayan juga untungnya, minimal 10 juta perbulan bisa saya dapat. Ini nyata yang saya dapatkan dibandingkan dengan hasil yang saya peroleh dari bisnis MLM saya pada waktu itu. Sebab sebelumnya, saya belum pernah mendapat penghasilan sebesar itu dari bisnis MLM.

Penghasilan anda 10 juta perbulan dari bisnis konvensional, mengapa akhirnya tetap memilih MLM?

Bagi saya 10 juta per bulan memang hasil yang besar, tetapi itu tidak dapat membuat saya hidup senang, hati saya kok tidak tenang. Setiap hari memang saya mendapatkan uang, tetapi bayangkan setiap hari saya harus berpikir apa yang mesti yang harus saya lakukan esok hari? Setelah pameran ini selesai, pameran mana lagi yang harus saya ikuti? Sedangkan cita-cita saya adalah ingin menjadi orang kaya dan banyak waktu. Saya tidak suka mencari uang dengan bekerja terus-menerus. Berbeda dengan MLM, kita bekerja keras hanya awalnya saja. Setelah jaringan terbentuk, kita dapat menikmatinya terus-menerus seumur hidup bahkan bisa diwariskan. Sedangkan usaha konvensional, hari ini kita dapat uang, belum tentu besok dapat uang juga. Ini kan repot.

Kapan anda mengenal Tianshi?
Kebetulan akhir tahun 2000 usaha saya jatuh, karena terlalu banyak sekali pameran. Sehingga menyebabkan pengeluaran lebih banyak daripada pemasukan. Semua itu diluar perhitungan saya. Sedangkan orang-orang yang mengambil barang pada saya juga tidak dapat melakukan pembayaran. Kebetulan saat itu datang tawaran dari Bapak Trisulo (president LNI, posisi Diamond Gold Lion *1) dan Bapak Susanto dengan Tianshi-nya(MLM dari China).

Anda langsung menerima tawaran tersebut? Dan alasan anda memilih Tianshi?
Tidak. Waktu itu saya katakan kepada bapak Trisulo bahwa saya hanya lima menit, artinya saya menolak. Tetapi ketika Pak Trisulo membuktikan bahwa ada seorang mahasiswi yang dalam waktu setahun menjalankan bisnis Tianshi berpenghasilan satu milyar perbulan plus mobil mewah, saya mulai tertarik. Apalagi saya ditunjukkan foto Gorbachev(Mikail Gorbachev-mantan presiden Uni Soviet-red) hati saya mulai bimbang. Ini pasti bisnis yang luar biasa. Tetapi setelah pertemuan selesai, saya kembali sibuk dengan pameran lagi. Baru setelah beberapa kali bertemu, saya putuskan untuk bergabung dengan Tianshi. Karena apa, saya lihat di Tianshi ini bisnisnya begitu mudah dan terlalu sempurna menurut saya. Ibaratnya saya belum keringatanpun saya sudah dapat BMW. Segala sesuatu yang negatif di MLM masa lalu, tidak saya temui di Tianshi. Maka sejak awal 2001 saya mulai menjalankan bisnis Tianshi dengan komitmen penuh.

Setelah bergabung dengan Tianshi, anda masih menemukaan kendala?
Wah banyak sekali. Karena pada saat itu Tianshi baru pertama kali masuk ke Indonesia dan masih mempersiapkan segala sesuatunya. Kita kesulitan dengan masalah bahasa dan juga brosur-brosurnya yang masih berbahasa Mandarin. Sehingga sulit bagi kita untuk menyerap "ilmunya" dalam waktu singkat. Kita harus mencari penterjemah agar bisa membaca brosur-brosur tersebut. Betul-betul berjalan dengan apa adanya.

Kabarnya tidak mau melanjutkan studi, mengapa?
Saya ingin membuktikan di bisnis MLM, semua orang dapat berhasil tanpa memandang strata pendidikan yang dimilikinya. Saya hanya seorang mahasiswa, tetapi penghasilan saya perbulan minimal 500 juta rupiah. Padahal disekolah daya termasuk murid "parah", dalam arti saya rangking ke 49 dari 49 murid, tetapi bisa berhasil di bisnis ini. Kok bisa? Karena dibisnis ini kita bisa belajar kehidupan nyata bukan teoritis seperti yang diajarkan di sekolah. (Baca buku "Rich Dad The Business Schol" - Robert T. Kiyosaki)

Apakah menurut anda MLM bisa dijadikan bisnis utama?
Sangat utama. Karena menurut Robert T. Kiyosaki, bisnis MLM berpotensi melahirkan orang yang ultra-kaya. Kalau menurut majalah Forbes, ultrakaya adalah orang-orang yang berpenghasilan lebih dari 1 juta US Dollar per bulan. Misal 1 USD adalah Rp 8.500,- maka sebulan orang tersebut berpenghasilan Rp 8,5 miliar. Dan bisnis ini bisa melahirkan sekitar 20% dari 500 orang terkaya di Amerika. Hanya saja bisnis ini bisa dijalankan sebagai bisnis sampingan dulu dengan memamfaatkan waktu luang. Inilah keistimewaan bisnis ini. Jadi kalau kita sebagai pekerja tau memiliki bisnis konvensional, bisa saja untuk sementara waktu bisnis ini dijadikan bisnis sampingan.

Setelah bonus yang kita terima sudah melebihi gaji atau penghasilan dari bisnis konvensional, barulah bisnis ini bisa jadi bisnis utama. Nah kalau bonus yang kita terima dari bisnis ini sudah mencapai ratusan juta atau bahkan milyaran rupiah perbulan, untuk apa kita lakukan pekerjaan lain? Ingat di binsis MLM pada awalnya memerlukan kerja yang keras, tetapi setelah berhasil kita punya banyak waktu luang. Sebab di MLM, bekerja itu menjadi pilihan kita. Contohnya hari ini saya mau berlibur ke Bali, ya saya ke Bali, besok mau ke Amerika, ya saya ke Amerika, jadi dibisnis MLM kitalah yang menentukan pekerjaan. Semakin tinggi posisi kita, semakin banyak waktu luang yang kita miliki. Berbeda kalau kita bekerja di perusahaan, semakin tinggi jabatan kita, semakin sibuk kita, semakin sedikit pula waktu luang kita. Ingat, tidak ada gunanya hidup jika tidak ada kebebasan!!!

Selain memiliki kebebasan waktu dan finansial, apalagi hal menarik dari bisnis MLM?
Hal yang luar biasa dari bisnis ini adalah kita bisa menjadi orang yang sangat berharga bagi orang lain, menjadi panutan, menjadi teladan, figur dan ini nyata saya alami. Hanya dengan membantu 5 orang meraih sukses dan 5 orang itu membantu 5 orang lainnya, begitu seterusnya sehingga jaringan kita mampu menciptakan ribuan orang sukses. Luar biasa kan? Ribuan orang ini akan berterima kasih dan menghormati kita, bukan karena takut, tapi kita dianggap berjasa bagi kehidupan mereka, sebab kita telah memberikan penyuluhan dan petunjuk bagi mereka. Bahkan orang yang tidak kenal pun memuji-muji kita, karena kita menjadi teladan dalam kehidupan nyata.

Sekarang anda sudah menjadi orang sukses, apa saja yang telah anda peroleh?
Proses pendewasaan diri yang luar biasa. Karena setiap hari kita bertemu dengan orang-orang dengan bermacam-mcam karakter, tentu menuntut penanganan berbeda-beda. Kalau setiap hari kita melakukan hal tersebut, tentu kita akan menjadi lebih dewasa dalam menghadapi segala macam persoalan. Kita juga dilatih untuk berani menghadapi kegagalan. Dibalik suatu kesuksesan yang kita raih, mungkin ratusan bahkan ribuan kegagalan yang tealah kita lalui. Kegagalan itu pasti dan pasti kita temui, yang penting mau belajar. Jadi kalau kita gagal dan tidak belajar itu dosa, tetapi kalau kita gagal dan kita mau belajar itu luar biasa. Banyak orang yang takut gagal sehingga tidakmelakukan apa-apa dan bisa dipastikan tidak akan menghasilkan apa-apa. Berani gagal, berani sukses!

Anda pernah gagal di Tianshi?
Pada awal saya bergabung banyak kegagalan yang saya temui. Saya prospek keluarga saya juga teman-teman saya, semuanya menolak. Tetapi saya tetap jalan. Karena saya sangat yakin didepan saya telah menunggu istana emas. Saya hanya melewati kegagalan itu demi masa depan yang gemilang. Karena hukum untuk menjadi sukses adalah melewati kegagalan itu.

Selain belajar dan berani gagal, menurut anda apa saja yang diperlukan agar bisa sukses?
Hal utama yang harus dimiliki adalah impian yang kuat. Tanpa impian yang kuat, akan sulit bagi kita untuk berani menghadapi kegagalan. Menurt Albert Einstein dan Thomas Alfa Edison, 95% kesuksesan ditentukan oleh impian yang kuat dan sikap positif. Kedua keyakinan yang kuat. Kalau kita sudah punya mimpi tetapi tidak yakin dengan apa yang telah kita pilih, kita tidak akan bisa sukses. Ketiga adalah kita harus menanamkan bahwa kita adalah orang yang sukses dalam alam bawah sadar kita. Ini bisa dilakukan dengan melakukan latihan secara berkesinambungan. Hal ini akan mempengaruhi kebiasaan-kebiasaan kita untuk selalu melakukan pekerjaan orang sukses. Keempat adalah tindakan. Bertindaklah mengikuti sistem maka sistem akan bekerja untuk anda. Tanpa tindakan, mimpi akan tetap mimpi dan keyakinana hanya di dalam angan-angan. Dan yang terakhir adalah doa. Doa adalah kekuatan yang sangat luar biasa. Ingat, Tuhan tidak tidur! Kelima hal inilah yang selalu saya tekankan kepda mitra-mitra saya agar mereka bisa mengikuti jejak saya menjadi orang sukses.

" JIKA INGIN KAYA MAINKANLAH INSTRUMENT INVESTASI... JIKA TIDAK CUKUP MODAL...MAINKAN BISNIS JARINGAN "
More aboutKisah Sukses Louis Tendean

10 KEBIASAAN BURUK CIPTAKAN KEGAGALAN

Posted by OneVision

Anda ingin impian hidup bisa diwujudkan, sekian di antaranya adalah menggerus kebiasaan‑kebiasaan buruk, yang disadari atau tidak, membuat gerak kita menjadi terbatas. Berbagai upaya mungkin telah dilakukan untuk merubah hidup. Cuma kesulitan masih saja membelit. Misal, bisnis belum ber­kembang, termasuk karir di network marketing. Padahal, segala sesuatunya sangat kondusif. Nah, bila itu terjadi, maka perlu menoleh kepada pemikiran bawah sadar: apakah masih meng­hambat Anda untuk maju? Maklumlah. pemikiran bawah sadar itu, sangat menentukan bagaimana dan jadi apa Anda nanti kelak?
Napoleon Hill, dalarn bukunya yang kesohor itu, Berpikir Menjadi Kaya (Think & Grow Rich), dalarn salah satu bab yang berjudul "Pe­rencanaan Organisasi", membeber 31 alasan utama menjadi gagal. Cobalah pelajari dengan seksama. Siapa tahu, dari 31 alasan itu, ada yang cocok dalam diri Anda sebagai penghambat terhadap pencapaian mimpi‑mimpi Anda.
Di luar 31 "daftar dosa" yang digulirkan oleh Hill, secara umum ada 10 kebiasaan kurang baik yang muaranya menciptakan kegagalan, baik dalam kehidupan sehari‑hari maupun sebagai networker. Berikut 10 kebiasaan itu, yang mudah‑mudahan bisa menambah greget Anda untuk merubah hidup.:
1 Kurang jelas tujuan hidup.
Jika tidak punya tujuan jelas, baik dalam bisnis network marketing maupun kehidupan sehari‑hari, maka Anda akan gagal. Hill melaporkan, 98 dari 100 orang tidak mempunyai tujuan yang jelas dalam hidup. Maka, janganlah menjadi salah satu dari 98 orang itu. Sisihkan sebagian waktu, lakukan dengan tenang mengkaji lagi tentang apa yang sungguh-­sungguh Anda ingin lakukan dalarn hidup dan bisnis. Tuliskan tujuan dan aspirasi itu. Selanjutnya bacalah semua itu dengan keras setiap harinya untuk selalu mengingatkan Anda akan tujuan tersebut.
2. Kurangnya ambisi untuk mencapai hasil lebih.
Jika Anda termasuk tipe orang yang acuh terhadap hidup, tidak ada keinginan untuk maju ke depan, tidak ada keinginan untuk bekerja keras, Anda tidak akan mencapai sukses dalarn segala hal.
3. Kurang disiplin.
Kurangnya pengendalian dan disiplin dapat menghancurkan hidup. Jadi, Anda harus meng­endalikan diri terhadap segala sesuatu yang negatif. Ini tentu tidak mudah. Jika tidak mampu mengendalikan diri secara disiplin, Anda akan dihancurkan oleh diri sendiri.
4. Terlalu berhati‑hati.
Ini merupakan penyebab umum yang akan mengakibatkan kegagalan. Setiap orang menghadapi semacam ketakutan yang akan menghambat untuk mencapai sukses. Banyak dari kita yang menjalani hidup hanya menunggu kapan kesempatan baik datang. Ingatlah, kesempatan baik tidak akan pernah datang, kecuali jika Anda mau bertindak. Kunci dari suatu kesuksesan adalah berani mengambil tindakan. Jadi ber tindaklah dalam kondisi apapun yang sedang dialami saat ini. Jika berani mengambil tindakan, maka Anda akan dikejutkan oleh betapa keberanian itu bisa mengubah hidup dan bisnis Anda menjadi lebih baik.
5. Kurang Teguh.
Banyak orang yang dengan mudah menyerah. Banyak dari kita yang memulai segala sesuatu dengan baik, tetapi begitu mudahnya menyerah pada saat menghadapi persoalan. Begitu banyak orang yang mudah menyerah ketika mereka mulai mengalami kegagalan pertama dalam bisnisnya. Anda harus belajar untuk terus bertahan dalam menghadapi segala kesulitan. Jika Anda teguh dalam menghadapi kesulitan, maka kegagalan tidak dapat menghentikan Anda.
6. Kepribadian yang buruk.
Karena punya kepribadian buruk, sehingga banyak orang meng­hindar, maka tidak ada harapan bagi Anda untuk sukses. Ingat, sukses datang dari penerapan suatu kekuatan yang diperolah dari kerjasama dan dukungan dari or­ang lain. Kepribadian buruk tidak dapat mengikat orang untuk bersatu. Itu cenderung meng­akibatkan perpecahan.
7. Menginginkan sesuatu hal yang tidak berguna.
Banyak orang menginginkan kaya secara cepat. Tidak mau bekerja keras, dan hanya mengharapkan orang lain yang bekerja buat mereka. Hal ini akan menyebabkan kegagalan.
8. Kurang konsentrasi dalam berusaha.
Jika Anda tipe orang yang mudah berpindah pekerjaan karena berpikir pekerjaan yang, sedang Anda tekuni saat ini terlalu lambat berkembang dan menghasilkan uang yang sedikit, hal itu akan menghambat Anda menjadi sukses. Jika tergesa‑gesa ingin menjadi kaya, sesungg‑uhnya Anda sedang dalam kesulitan. Setiap orang akan melihat Anda sebagai orang yang tidak fokus, tidak tahu apa yang Anda inginkan. Belajarlah untuk berkonsentrasi terhadap semua usaha dalain rangka mencapai satu tujuan yang jelas.
9. Kurangnya antusiasme.
Mereka akan melihat Anda sebagai orang yang tidak mampu me­nyakinkan, jika Anda sendiri ticlak antusias terhadap apa yang Anda tawarkan. Jika tidak bersemangat terhadap apa yang Anda lakukan, bagaiman Anda bisa menyakinkan orang lain? Ingatlah, antusiasme dapat menulari atau mempengaruhi orang lain di sekitar Anda untuk mengikuti apa yang Anda inginkan.
10. Egois.
Jika Anda termasuk tipe orang yang mau menang sendiri (egois), tidak mau mendengarkan pendapat or­ang lain, punya sikap selalu yang terbaik, maka orang‑orang akan melihat Anda sebagai orang yang tidak bisa diajak bekerja sama. Mereka akan menghindar dari Anda. Sikap yang mau menang sendiri akan menggagalkan Anda untuk sukses baik sebagai networker maupun kehidupan sehari‑hari.
Jadi sekarang Anda sudah mengetahui bahwa ada 10 hal yang bisa menggagalkan Anda untuk mencapai sukses tidak hanya dalam bisnis network marketing tetapi juga dalam kelndupan Anda sehari‑han. Jika Anda mau bekerja untuk meng­hilangkan sikap yang buruk tersebut, maka Anda akan sukses mencapai harapan dan impian Anda.
More about10 KEBIASAAN BURUK CIPTAKAN KEGAGALAN

SUKSES CARA ROBERT. T. KIYOSAKI

Posted by OneVision



KISAH PANDUAN AYAH KAYA, MENUJU KEBEBASAN FINANSIAL KEPADA ROBERT. T. KIYOSAKI
Ayah Kaya mengisahkan sebuah cerita sederhana ketika saya berusia 12 tahun, cerita yang membimbing saya menuju kekayaan besar dan kebebasan finansial. Cerita ini merupakan cara Ayah Kaya menjelaskan perbedaan antara sisi kiri CASHFLOW Quadrant, kuadran "E" dan "S", dengan yang kanan atau kuadran "B". dan "I". Inilah kisahnya:
Zaman dahulu kala ada sebuah desa kecil yang indah. Tempat itu sangat menyenangkan, sayangnya di sana ada sebuah masalah. Desa itu tak punya air jika hujan tidak turun. Untuk menuntaskan masalah itu selamanya, para tetua desa memutuskan menawarkan kontrak bagi pengiriman air harian kesana. Dua orang mengajukan diri melakukan tugas itu dan para tetua memberikan kontrak itu kepada mereka berdua. Mereka merasa bahwa persaingan akan menekan harga hingga tetap rendah dan menjamin persediaan cadangan air.
Orang pertama yang mendapat kontrak itu, Ed, langsung berlari pergi, membeli dua ember baja dan mulai berlari bolak‑balik menyu­suri jalan setapak menuju danau yang jaraknya satu setengah kilome­ter dari desa. la langsung mulai menghasilkan uang saat bekerja keras dari pagi hingga petang, mengangkut air dari danau dengan kedua embernya. la menuangnya ke dalam tangki penyimpanan terbuat dari beton yang relah dibangun penduduk desa itu. Setiap pagi ia harus ba­ngun sebelum yang lain supaya bisa memastikan ada cukup air bagi penduduk desa saat mereka memerlukannya, Ia harus bekerja keras, tapi ia sangat senang karena bisa menghasilkan uang dan karena mendapatkan salah satu kontrak ekslusif dalam bisnis penyediaan air itu.
Pemegang kontrak kedua, Bill, beberapa saat menghilang. Ia tidak terlihat selama berbulan‑bulan, yang membuat Ed sangat bahagia karena ia jadi tidak mempunyai saingan. Ed mendapatkan semua pemasukan. Bukannya membeli dua ember untuk bersaing dengan Ed, Bill membuat rencana usaha, Mendirikan Perusahaan, mendapatkan empat penanam modal, mengangkat seorang presiden eksekutif untukmelakukan pekerjaannya, dan kembali enam bulan kemudian dengan kru bangunan. Dalam waktu satu tahun timnya telah membangun jaringan pipa baja antikarat bervolume besar yang menyambungkan desa dengan danau.
Pada pesta pembukaan, Bill mengumumkan bahwa airnya lebih bersih daripada air Ed. Bill tahu banyak keluhan tentang kotoran dalam air Ed. Bill juga mengumumkan bahwa ia bisa memasok air untuk desa selama 24 jam sehari, tujuh hari seminggu. Ed hanya bisa mengantarkan air pada hari kerja….. ia tidak bekerja pada akhir pekan. Lalu Bill mengumumkan bahwa ia akan memberikan harga 75% lebih murah daripada Ed untuk sumber air yang berkualitas lebih tinggi dan lebih bisa diandalkan. Penduduk desa bersorak sorai dan langsung berlari ke kran di ujung saluran pipa Bill.
Supaya bisa bersaing, Ed langsung menurunkan harga sebanyak 75%, membeli dua ember lagi, menambahkan penutup pada embernya, dan mulai mengangkut empat ember satu kali jalan. Untuk memberikan pelayanan yang lebih baik. Ia memperkejakan anak laki‑lakinya untuk membantunya melakukan giliran kerja malam dan pada akhir pekan. Ketika mereka pergi bersekolah di perguruan tinggi, ia berkata kepada mereka, “Cepatlah kembali karena suatu saat bisnis ini akan menjadi milik kalian.”
Entah kenapa, setelah lulus perguruan tinggi, kedua putranya tak pernah kembali. Akhirnya Ed mendapat masalah-masalah kepegawaian. Serikat buruh menuntut kenaikan gaji, peningkatan tunjangan, dan ingin anggotanya hanya mengangkut satu ember sekali jalan.
Bill, di lain pihak, sadar bahwa jika desa itu membutuhkan air berarti desa‑desa yang lain juga membutuhkannya. la memilis ulang rancangan bisnisnya. dan pergi untuk menjual sistem penyaluran air bersihnya. yang berkecepatan tinggi, bervolume besar, dan berbiaya rendah ke desa‑desa di seluruh negeri. la hanya mendapat keuntungan satu penny untuk setiap ember air yang disalurkan, tapi ia mengirimkan miliaran ember air setiap, hari, dan sermua uang itu mengalir ke dalam rekening banknya. Bill telah membangun saluran pipa untuk mengalirkan uang bagi dirinya sendiri selain untuk menyalurkan air ke desa‑desa.
Bill hidup bahagia selamanya, dan Ed bekerja keras seumur hidupnya dan selalu mempunyai masalah finansial
Tamat.
Kisah tentang Bill dan Ed itu telah membimbing saya selama bertahun‑tahun. Cerita itu membantu saya pada proses pengambilan. keputusan dalarn hidup saya. Saya sering bertanya kepada diri sendiri :

"Apakah aku membangun saluran pipa atau mengangkuti ember?"

"Apakah aku bekerja dengan keras atau bekerja dengan cerdik?"

Dan jawaban untuk semua pertanyaan itu telah membuat saya be bas secara finansial.

Anda pilih mana !! Tianshi Online sudah memberi solusi menuju kebebasan Waktu dan Financial.
More aboutSUKSES CARA ROBERT. T. KIYOSAKI
 
Traffic website EUROPALACE CASINO LAS VEGAS Europalace William Hill